Kamis, 27 November 2014

Memulai Bisnis Kecil


 
A.      Memulai Usaha Kecil Baru      

Terdapat 2 cara mewujudkan suatu usaha bisnis baru :

1.      Memulai usaha dari awal
Beberapa pengusaha merasa lebih puas dengan memiliki usaha dan menentukan semuanya sendiri. Mulai dari produk, gaya manajemen, penentuan pemasok dan lain2. Tetapi, resiko kegagalan pun lebih besar dibanding dengan membeli waralaba karena nama perusahaan yang belum dikenal.
2.      Membeli usaha yang sudah ada
Yang dimaksudkan dengan membeli di sini adalah membeli lisensi atau waralaba. Bisnis itu sendiri biasanya sudah dikenal orang, kita tinggal melanjutkannya dengan persyaratan yang ditentukan pemilik waralaba. Kekurangan dari membeli usaha ini adalah, pengusaha tidak bebas menentukan produk dan manajemen yang diinginkan. Namun keuntungannya adalah, kemungkinan gagal lebih kecil karena nama mapan yang sudah dimiliki oleh bisnis itu sendiri.
Para konsultan bisnis dan kreditur pada umumnya menyarankan para pengusaha baru yang belum memiliki pengalaman untuk memilih cara yang kedua, karena kemungkinan gagal lebih kecil.

Peranan bisnis kecil dalam perekonomian Indonesia pada dasarnya sudah besar sejak dulu. Namun demikian sejak krisis ekonomi melanda Indonesia, peranan bisnis kecil meningkat dengan tajam. Data dari Biro Pusat Statistik1 (BPS). menunjukkan bahwa persentase jumlah bisnis bisnis kecil dibandingkan total perusahaan pada tahun 2001 adalah sebesar 99,9%. Pada tahun yang sama, jumlah tenaga kerja yang terserap oleh sektor ini mencapai 99,4% dari total tenaga kerja. Demikian juga sumbangannya pada Produk Domestik Bruto (PDB) juga besar, lebih dari separuh ekonomi kita didukung
oleh produksi dari bisnis kecil (59,3%). Data-data tersebut menunjukkan bahwa peranan bisnis kecil dalam perekonomian Indonesia adalah sentral dalam menyediakan lapangan pekerjaan dan menghasilkan output.

Pentingnya strategi dalam bisnis kecil
Sebuah strategi yang baik secara langsung akan membedakan bisnis baru dari bisnis lainnya. Strategi juga memberikan pelanggan alasan yang kuat untuk memilih melakukan jual-beli atau kegiatan bisnis lainnya.
Strategi yang baik harus dikembangkan setelah mempertimbangkan pasar, kebutuhan pelanggan, persaingan yang terjadi, dan kelebihan relatif bisnis, serta tak lupa, kelemahan yang dimiliki bisnis Anda. Triknya adalah pelajari bagaimana pesaing raksasa itu melakukan kegiatan bisnisnya, kemudian ketahui apa saja kelemahannya yang bisa bisnis Anda lakukan. Sodorkan kemampuan bisnis Anda yang tidak dimiliki perusahaan besar itu kepada para pelanggan, maka bisnis Anda akan memiliki keunggulan tersendiri dibanding yang lain. Misalnya, jika Anda mengetahui pelanggan bisnis X merasa bosan dengan desain produk A yang monoton, maka Anda bisa tetapkan strategi untuk berikan desain produk yang lebih ceria, warna-warni, atau bisa dikustomisasi sesuai keinginan dan selera pelanggan.

Keberhasilan dan Kegagalan dalam Berbisnis
Dalam berbisnis setiap orang pasti akan mengalami keberhasilan dan kegagalan dalam menjalankan bisnis yang dia jalani. Kejadian tersebut dapat dimaklumi karna itu hal yang biasa dalam berbisnis. Terkadang berbisnis hampir menyerupai bola dunia karena suatu saat akan berada di atas puncak keberhasilan dan akan berada di bawah apabila mengalami kegagalan dalam menjalankan suatu bisnis.
Keberhasilan suatu bisnis bisa meliputi sebagai berikut :
1.     Memiliki ide atau visi bisnis yang jelas
2.     Kemauan dan keberanian untuk menghadapi resiko baik waktu maupun uang
3.     Membuat perencanaan usaha, mengorganisasikan, dan menjalankannya
4.     Mengembangkan hubungan, baik dengan mitra usaha maupun dengan semua pihak yang terkait dengan kepentingan perusahaan
5.     Tidak takut gagal resiko merupakan bagian dari sebuah keberhasilan, semakin tinggi resiko semakin besar kemungkinan kita berhasil, karena keberhasilan penuh dengan tantangan, tidak ada sebuah keberhasilan tanpa usaha keras;
6.     Memiliki rasa percaya diri, kita harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi, kepercayaan diri akan usaha yang kita lakukan pasti berhasil akan menjadikan kita memiliki motivasi tersendiri.
7.     Mampu Mengelola Keuangan Dengan Baik hal tersebut diatas akan sulit tercapai ketika apa yang kita hasilkan tidak dapat kita kelola dengan baik, terutama masalah keuangan, usaha industri, perdagangan, jasa ataupun produksi tentu bertujuan pada laba; dengan demikian maka kita harus memperhatikan arus keuangan pada usaha kita tersebut; Pengelolaan keuangan menjadi sangat penting ketika usaha yang kita laksanakan tidak segera berujung pada tingkat keuntungan. Maka kemampuan mengelola keuangan sangat diperlukan.
Kegagalan suatu bisnis bisa meliputi sebagai berikut :
1.      Kurang perencanaan. It is critical for all businesses to have a business plan. Banyak bisnis kecil yang gagal karena tidak mempersiapkan rencana yang matang. Semua harus realistis dan akurat, serta menunjukkan rencana masa depan yang baik.
2.     Tidak Efisien. Kesalahan umum lainnya adalah biaya operasional yang tidak efisien. Kadang pengusaha baru ini tidak memperhitungkan dengan tepat biaya produksi dan harga produk. Mereka kadang juga mengharapkan angka penjualan yang tidak realistis.
3.     Tempat usaha dan lokasi yang kurang memadai. Tempat usaha dan lokasi sangat menentukan kelancaran bisnis yang digeluti. Salah memilih, membangun, atau membuka tempat usaha yang harapnnya dapat memperbesar usaha justru kandas karena kesalahan tersebut. Tempat usaha seharusnya diperiksa dulu kelayakannya seperti budaya, karakter, strata sosial, pendapatan, selera, kemanan masyarakat disekitarnya.
4.     Kurangnya kehandalan SDM dan tidak kompeten dalam manajerial serta kurangnya pengalaman ketika menjalankan strategi perusahaan. Strategi baik yang dibuat tidak dapat dilaksanakan tanpa adanya kompetensi dalam manajerial.
5.     Kurang mampu mengelola bisnis, kurang pengetahuan tentang bisnis yang dijalankan
6.    Tidak mampu melakukan pengawasan terhadap pegawai
7.     Modal sangat kecil, sehingga menjadi serba sulit dan tidak percaya diri untuk menghadapi bisnis ke depan nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar